Loteng Kejar Predikat Kabupaten Layak Anak .
- Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melalui Dinas Pemberdayaan perempuan Perlindungan anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB)terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA). Upaya tersebut dibuktikan melalui peningkatan signifikan nilai KLA hasil evaluasi mandiri tahun 2026 telah berada pada kisaran 909.75
Peningkatan tersebut dibahas dalam rapat internal Bidang Perlindungan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Lombok Tengah ,Senin 24 mei 2026. Bertempat di Aula DP3AP2KB Loteng.
Rapat difokuskan pada pengecekan dan penyempurnaan data serta dokumen pendukung untuk menghadapi proses penilaian KLA tahun 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan perempuan Perlindungan anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana H. Kusriadi S.KM . MM., Kepala Bidang Perlindungan Anak H. Muslim Tasim , serta OPD terkait., serta seluruh tim Bidang Perlindungan Anak.
Rapat ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Finalisasi Evaluasi Mandiri KLA yang dilaksanakan berapa waktu lalu di ruang rapat Wakil Bupati Lombok Tengah. Berdasarkan hasil evaluasi sebelumnya, Kabupaten Loteng menempati nilai 909,75 dari total maksimal 1.000.
Kepala Dinas Pemberdayaan perempuan Perlindungan anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
Dalam acara tersebut mengatakan acara ini dalam rangka ikhtiar menjadikan kabupaten Lombok tengah menjadi Kabupaten Layak Anak. Tahun sebelumnya pihaknya mengakui baru mendapatkan predikat Pratama Kabupaten Layak Anak.. Tahun kemarin juga masih di Pratama. Besar harapan semoga tahun ini bisa Madya.." Ungkap kadis DP3AP2KB .
Hari ini tambahnya,pihaknya mengundang OPD merupakan suatu langkah untuk menyerap aspirasi dan masukan sehingga terkait data masih banyak yang harus kita dapatkan. Nantinya kedepan minimal subyek kurva dapat terjawab tentang hak anak.
Diakuinya ,tahun ini kekerasan terhadap anak sering sekali kita temui..baik bullying fisik maupun verbal.semua itu harus diantisipasi.harapanya nantinya anak anak di Lombok tengah terpenuhi haknya.
Sementara itu Kabid PPA H. Muslim Tasim Menyatakan dalam menyusun RAB kabupaten Layak anak saat ini ada 5 klaster yang menjadi penilaian kegiatan.
Ada beberapa aktifitas untuk mendukung seperti ada Satgas yang dibentuk . ( Olies - DP3AP2KB)

.jpg)











